Cara Isolasi Mandiri
Mudik atau pulang
kampung adalah hal yang lumrah bagi negara Indonesia. Bertemu dengan sanak
saudara dan teman-teman di kampung halaman sudah menjadi tradisi bagi sebagian
penduduk bangsa ini. Namun saat ini negara kita sedang menghadapi virus korona
yang penyebarannya cepat. Ditambah dengan adanya orang yang pulang kampung
disinyalir dapat membawa virus tersebut ke kampung halaman mereka. Oleh sebab
itu, pemerintah menganjurkan untuk Isolasi Mandiri bagi orang yang telah
melakukan perjalanan jauh. Berikut adalah langkah Isolasi Mandiri yang
dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan:
- Selalu memakai masker dan membuang masker bekas di tempat yang ditentukan.
- Jika sakit (ada gejala demam, flu dan batuk), maka tetap di rumah. Jangan pergi bekerja, sekolah, ke pasar atau ke ruang publik untuk mencegah penularan masyarakat.
- Manfaatkan fasilitas telemedicine atau sosial media kesehatan dan hindari transportasi publik. Beritahu dokter dan perawat tentang keluhan dan gejala, serta riwayat bekerja ke daerah terjangkit atau kontak dengan pasien COVID-19.
- Selama di rumah, bisa bekerja di rumah. Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, dan jaga jarak 1 meter dari anggota keluarga.
- Tentukan pengecekan suhu harian, amati batuk dan sesak nafas. Hindari pemakaian bersama peralatan makan dan mandi dan tempat tidur.
- Terapkan perilaku hidup sehat dan bersih, serta konsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan lakukan etika batuk dan bersin.
- Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan desinfektan. Selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi (±15-30 menit).
- Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit berlanjut seperti sesak nafas dan demam tinggi, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
![]() |
| Isolasi Mandiri |
Sumber : http://www.p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/dki-jakarta/protokol-isolasi-mandiri-covid-19

Komentar
Posting Komentar