Pemerintah Harap Tak Ada Lagi Penolakan Jenazah
Pemerintah kembali memperbarui data Covid-19, tercatat pasien yang dinyatakan sembuh terus meningkat. Hingga, 18 April 2020 ada penambahan pasien sembuh sebanyak 24 orang.
Sementara itu, penambahan juga terjadi pada kasus positif dengan
325 orang serta kasus meninggal bertambah 15 orang.
''Kalau kemudian dirinci, sampai saat ini ada 325 kasus baru
sehingga total menjadi 6.248 orang, ada 24 kasus sembuh sehingga totalnya menjadi
631, ada 15 kasus meninggal sehingga totalnya menjadi 535,'' kata Achmad
Yurianto dalam konferensi pers di BNPB, Sabtu sore (18/3).
Dalam upaya memutus rantai penularan dan penyebaran Covid-19,
Pemerintah telah menyetujui penerapan PSBB di beberapa daerah diantaranya
Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Sumatera Barat serta beberapa Kabupaten/Kota
yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kabupaten
Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota
Pekanbaru, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota
Cimahi, Kabupaten Sumedang, Kota Makassar, dan Kota Tegal.
Lebih lanjut, Achmad Yurianto menegaskan bahwa pasien Covid-19
yang telah sembuh tidak dapat menularkan penyakitnya dan dipastikan telah memenuhi
persyarakan sembuh.
Berkaitan dengan penatalaksanaan jenazah Covid-19, Yurianto
memastikan semuanya sudah sesuai ketentuan medis maupun agama, sehingga
masyarakat tidak perlu takut bahkan menolak pemulasaran jenazah didaerahnya.
Pasalnya, semua proses yang dilaksanakan sudah sesuai standar baku di dunia
kesehatan, dan sudah dipastikan keamannnya.
''Amankan jenazahnya agar tidak menyebarkan penularan penyakitnya
ke orang lain. Ini sudah menjadi standar teknis baku di dunia kesehatan.
Pastikan tidak ada cairan sedikitpun yang keluar dari jenazah itu, kita bungkus
dengan plastik dan diyakinkan didalam peti kedap dan ditambahkan antiseptik,''
imbuh Yuri.
Pihaknya menambahkan bahwa tidak dimaknai semua kasus meninggal
yang dimakamkan selalu disebabkan Covid-19. Karena prosedur tersebut juga
berlaku bagi penyakit menular lainnya seperti HIV/AIDS, Hepatitis B, Ebola,
Difteri. Untuk kasus yang meninggal karena Covid-19, sesuai dengan konfirmasi
laboratorium.
Hingga kini, pemerintah telah melakukan pemeriksaan lebih dari
45.000 spesimen, hasilnya positif 6.248, hasil negatif 33.174.
Sedangkan jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) lebih dari 176.000
orang, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 12.000 orang.
''Kita berharap 12 ribu lebih PDP ini benar-benar dalam pengawasan
yang ketat, untuk kemudian kita perhatikan gejala klinisnya dan kemudian kita
lakukan pemeriksaan antigen PCR,'' ujarnya.
Sumber :
Komentar
Posting Komentar